PENGARUH RELIGIOSITAS DAN KONFORMITAS TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU PROSOSIAL MAHASISWA YANG MENGIKUTI PERSEKUTUAN

Chiquitita Agnita, Selviana Selviana

Abstract


Abstract  This study aims to determine the effect of religiosity and peer conformity on prosocial behavior. Respondents in this study consisted of 72 students who participated in Christian spiritual fellowship (Perkantas). Data were collected using the scale of prosocial behavior, scale of religiosity and scale of peer conformity; all were particularly developed by the researchers. The results revealed that there are partial and simultan effects of religiosity and peer conformity on prosocial behavior. It was concluded that religiosity and peer conformity have an important role in shaping prosocial behavior in everyday life.

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh religiositas dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku prososial. Responden penelitian adalah mahasiswa-mahasiswi yang mengikuti persekutuan rohani Kristen Perkantas berjumlah 72 orang. Pengumpulan data dengan menggunakan skala perilaku prososial, skala religiositas, dan skala konformitas teman sebaya yang dikembangkan peneliti. Hasil penelitian membuktikan bahwa terdapat pengaruh secara parsial maupun pengaruh secara simultan religiositas dan konformitas teman sebaya terhadap perilaku prososial. Dengan demikian, dapat disimpulkan bahwa religiositas dan konformitas teman sebaya berperan penting dalam membentuk perilaku prososial dalam kehidupan sehari-hari.



Keywords


conformity with peers; prosocial behavior; religiosity; konformitas teman sebaya; perilaku prososial; religiositas

Full Text:

PDF

References


Agustiani, H. (2009). Psikologi perkembangan, pendekatan ekologi kaitannya dengan konsep diri dan penyesuaian diri pada remaja. Bandung: Refika Adiatmika.

Baron, R. A., & Byrne, D. (2005). Psikologi sosial (10th ed.). Jakarta: Erlangga.

Carlo, G., & Hardy, S. A. (2005). Religiosity and prosocial behaviours in adolescence: The mediating role of prosocial values. Journal of Moral Education, 34, 231-249.

Carlo, G., & Walker, L. M. (2007). Personal values as a mediator between parent and peer expectations and adolescent behaviors. Journal of Family Psychology, 21, 538-541.

Cinthia, R. R., & Kustanti, E. R. (2017). Hubungan antara konformitas dengan prokrastinasi akademik pada mahasiswa. Jurnal Empati, 6(2), 31-37.

Karvani, A. R., & Nangoi, P. F. (2013). Hubungan konformitas teman sebaya dan konsep diri dengan kenakalan remaja di Jakarta Selatan (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Bina Nusantara, Indonesia.

Khoirina, I. (2015). Perbedaan perilaku prososial remaja ditinjau dari gender (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Indonesia.

King, P. E., & Furrow, J. L. (2004). Religion as a resource for positive youth development: Religion, social capital, and moral outcomes. Developmental Psychology, 40(5), 703-713. doi: 10.1037/0012-1649.40.5.703

Lim, C., & Putnam, R. D. (2010). Religion, social networks, and life satisfaction. American Sociological Review, 75(6), 914–933. doi: 10.1177/0003122410386686

Myers, D. G. (1999). Social psychology (6th ed.). New York, NY: McGraw Hill.

Papalia, D. E., Olds, S. W., & Feldman, R. D. (2013). Human development. Jakarta: Salemba Humanika.

Pertiwi, F. D., & Masykur, A. M. (2014). Hubungan antara konformitas dengan intensi prososial pada remaja warga binaan pemasyarakatan Lapas Anak Kelas II A Kutoarjo. Jurnal Empati, 3(1), 1-10.

Pradana, D. A. (2013). Hubungan antara konformitas dengan altruisme (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Muhammadiyah Surakarta, Indonesia.

Renata, S., & Parmitasari, D. L. N. (2016). Perilaku prososial pada mahasiswa ditinjau dari jenis kelamin dan tipe kepribadian. Jurnal PSIKODEMENSIA, 15(1), 24-39. doi: 10.24167/psiko.v15i1.590

Retnaningsih. (2005). Peranan kualitas attachment, usia, dan gender pada perilaku prososial. Proceeding Seminar Nasional PESAT, 9-17.

Sears, D. O., Peplau, L.A., Freedman, J. L., & Taylor, S. E. (1988). Social psychology (6th ed.). Englewood Cliffs, NJ: Prentice Hall.

Sinaga, D. R. (2015). Hubungan antara religiositas dengan perilaku prososial pada mahasiswa program studi bimbingan dan konseling Universitas Kristen Satya Wacana (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Kristen Satya Wacana, Indonesia.

Suryadi, D. (2009). Hubungan antara konsep diri dan konformitas terhadap perilaku konsumerisme pada remaja akhir dan dewasa awal di Jakarta (Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Tarumanegara, Indonesia.

Wicaksono, R. D. W., & Andriani, F. (2015). Pengaruh konformitas terhadap intensi perilaku menyontek pada siswa SMAN 12 Surabaya. Jurnal Psikologi Pendidikan dan Perkembangan, 4(2), 140-148.

Zubaidi, A. (2009). Kajian terhadap perkembangan moral generasi muda. Jakarta: Mitra Wacana Media.




DOI: https://doi.org/10.24854/jpu02019-231

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2019 selviana selviana

View My Stats

This journal and its content licensed under
a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Creative Commons License