HUBUNGAN BELIEVING DAN BELONGING SEBAGAI DIMENSI RELIGIUSITAS DENGAN LIMA DIMENSI WELL-BEING PADA MAHASISWA DI TANGERANG

Andy Saputra, Yonathan Aditya Goei, Sri Lanawati

Abstract


Abstract Recent studies showed that well-being has been decreasing in both Asia and the United States of America. Another study found that college students’ well-being was also declining. These findings suggest that ways to increase well-being become very crucial to be explored, such as exploring what variables that correlates or affect it. Previous findings found that religiosity, specifically believing and belonging dimension, affects well-being. This study explore how believing and belonging correlates with well-being and its five dimensions, positive emotions, engagement, positive relationships, meaning, and accomplishment among 181 college students. The result shows that both believing and belonging correlates with the five dimensions of well-being significantly, meaning that the belief in God and belonging into religious groups helps individual’s well-being to flourish.

 

Abstrak — Studi-studi menemukan bahwa tingkat well-being di Asia dan Amerika Serikat dan juga pada mahasiswa menurun. Penemuan-penemuan ini menunjukkan bahwa cara-cara untuk meningkatkan kesejahteraan psikologis (well-being) seseorang menjadi krusial untuk ditemukan, seperti mengeksplorasi variabel apakah yang dapat berkorelasi atau mempengaruhinya. Studi sebelumnya menemukan bahwa religiusitas, lebih spesifiknya dimensi believing dan belonging, berpengaruh secara signifikan terhadap well-being. Studi ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana believing dan belonging berkorelasi dengan well-being dan dimensi-dimensinya, yaitu positive emotions, engagement, positive relationships, meaning, and accomplishment pada 181 mahasiswa. Hasil menunjukkan bahwa believing dan belonging berkorelasi secara signifikan dengan lima dimensi well-being, sehingga kepercayaan seseorang kepada Tuhan dan keterlibatannya dengan kelompok religius membantu meningkatkan kesejahteraan psikologisnya.


Keywords


well-being; religiosity; Christianity; kesejahteraan psikologi; religiusitas; Kristen

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24854/jpu12016-52

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2017 Andy Saputra, Yonathan Aditya Goei, Sri Lanawati



View My Stats

This journal and its content licensed under
a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Creative Commons License