AKIBAT SETITIK KEJAHATAN, RUSAK KEBAIKAN SEBELANGA

Subhan El Hafiz

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk melihat bagaimana individu melakukan penilaian moral pada situasi dilema jika bobot dari aspek yang diterima dan ditolak seimbang. Penelitian ini dilakukan melalui dua studi, Tujuan dari studi pertama adalah untuk mengidentiikasi perilaku jahat dan perilaku baik beserta alasannya, sedangkan studi kedua bertujuan untuk melihat penilaian moral pada dilema jika hasil studi pertama disilang, yaitu perilaku baik dengan alasan jahat dan perilaku jahat dengan alasan baik. Metode yang digunakan pada studi pertama adalah survei kepada 32 partisipan dan studi kedua adalah eksperimen kepada 53 partisipan yang berbeda. Hasil studi pertama menghasilkan delapan perilaku jahat dan enam perilaku baik yang paling banyak disebut bersama 12 alasan paling umum dari masing-masing kelompok tindakan. Pada studi kedua, hasil penelitian menunjukkan bahwa dilema yang dibentuk dari perilaku dan alasan yang bertolak belakang akan dinilai jahat oleh individu. Hasil ini menunjukkan bahwa kebaikan yang disatukan dengan kejahatan dalam sebuah dilema akan tetap dinilai jahat bagaimanapun urutannya. Berdasarkan penelitian ini, sebuah penilaian moral akan menilai dilema sebagai jahat jika bobot antara dua kutub seimbang.


Keywords


moral; penilaian moral; dilema moral; kebaikan; kejahatan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.24854/jpu22013-27

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2015 Subhan El Hafiz

View My Stats

This journal and its content licensed under
a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Creative Commons License