PENGARUH PERSEPSI KOMUNIKASI EFEKTIF DENGAN ORANG TUA TERHADAP KECENDERUNGAN KENAKALAN REMAJA DI SMA X JAKARTA

Cyntia Verina Christian, Devi Jatmika

Abstract


Abstract – Communication is an essential aspect in the parent-adolescent interaction. An effective parents-adolescent communication is believed to create positive climate and interaction between parents and adolescent. Adolescents’ perception about parental communication helps them develop and achieve maturity, because through that communication, values, rules, and culture are permeated. The purpose of this study is to determine whether there is a significant effect of parents-adolescent communication perception on juvenile delinquency in a Senior High School Jakarta. This is a causal comparative quantitative study of 316 students from a Senior High School in Jakarta. Instruments used to measure parents-adolescent communication perception were constructed from the Effective Communication Theory and the tendency of juvenile delinquency, which was adapted from Wijaya, Widiastuti, and Nisfiannoor (2010). The result of this study showed that there is a significant contribution of the effect of parents-adolescent effective communication perception on juvenile delinquency in X Senior High School.


Abstrak — Komunikasi merupakan hal terpenting dalam interaksi orang tua dan remaja dalam keluarga. Komunikasi orang tua dengan remaja menciptakan suasana dan interaksi yang positif antara orang tua dan remaja. Persepsi remaja mengenai komunikasi orang tua turut membantu remaja mengembangkan dan mencapai kematangan sebagai orang dewasa. Pada komunikasi orang tua terdapat penyampaian nilai-nilai, aturan, dan budaya yang dianut oleh keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah terdapat pengaruh persepsi komunikasi orang tua dan remaja terhadap kecenderungan kenakalan remaja di SMA X Jakarta. Desain penelitian ini ialah kausal komparatif dengan pendekatan kuantitatif terhadap 316 siswa di salah satu SMA di Jakarta. Instrumen yang digunakan untuk mengukur persepsi komunikasi dengan orang tua dibuat berdasarkan teori komunikasi efektif dan kecenderungan kenakalan remaja yang diadaptasi dari Wijaya, Widiastuti, dan Nisfiannoor (2010). Hasil penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh yang signifikan antara persepsi komunikasi efektif orang tua dan remaja terhadap kecenderungan kenakalan remaja.



Keywords


adolescent; juvenile delinquency; parents; parents-adolescent effective communication; perception; remaja; kenakalan remaja; orang tua; komunikasi efektif orang tua dan remaja; persepsi

Full Text:

PDF

References


Afrilia, F., & Kurniati, N. M. T. (2008). Hubungan antara komunikasi efektif orang tua – anak dengan kenakalan remaja pada remaja di rumah tahanan pondok bambu Jakarta Timur. Jurnal Penelitian Psikologi, 13(2), 118-123.

Amelia, R. M. (2016). Kapolda Metro: Kejahatan di Jakarta terjadi tiap 12 menit 18 detik. Detiknews. Ditemu kembali dari https://news.detik.com/berita/d-3384009/kapolda-metro-kejahatan-di-jakarta-terjadi-tiap-12-menit-18-detik

Frizona, V. (2016). 3 hal fatal filakukan orang tua membuat remaja jadi pembangkang. Okezone Lifestyle. Ditemu kembali dari http://lifestyle.okezone.com/read/2016/10/18/196/1518052/3-hal-fatal-dilakukan-orang tua-membuat-remaja-jadi-pembangkang

Hasibuan, E. J. (2011). Peranan komunikasi dalam keluarga terhadap pembentukan jati diri remaja. PERSPEKTIF (Jurnal Ilmu Sosial-Fakultas ISIPOL UMA), 4(2), 141-153.

Moitra, T., & Mukherjee, I. (2012). Parent-adolescent communication and delinqueny: A comparative study in Kolkata, India. Europe’s Journal of Psychology, 8(1), 74-94. doi: 10.5964/ejop.v8i1.299

Narbuko, C., & Achmadi, A. (2013). Metodologi penelitian. Jakarta: Bumi Aksara.

Nisfiannoor, M. (2009). Pendekatan statistika modern: Untuk ilmu sosial. Jakarta: Salemba Humanika.

Papalia, D. E., Feldman, R. D., & Martorell, G. (2012). Experience human development (12th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Priyatno, D. (2014). SPSS 22: Pengolahan data terpraktis. Yogyakarta: ANDI.

Purwadi, P. (2012). Proses pembentukan identitas diri remaja. Humanitas (Jurnal Psikologi Indonesia), 1(1), 43-52.

Putri, W. D. (2015). Keluarga dianggap penentu karakter anak. Republika.co.id. Ditemu kembali dari http://www.republika.co.id/berita/gaya-hidup/parenting/15/12/17/nzi8ww359-keluarga-dianggap-penentu-karakter-anak

Ridayati. (2015). Pengaruh pergaulan terhadap kenakalan “ABG” di Yogyakarta menggunakan regresi logistik. Jurnal Angkasa, 7(2), 139-148.

Santrock, J. W. (2012). Life span development, perkembangan masa hidup (13th ed.). Jakarta: Erlangga.

Saputro, B. M., & Soeharto, T. N. E. D. (2012). Hubungan antara konformitas terhadap teman sebaya dengan kecenderungan kenakalan pada remaja. INSIGHT, 10 (1), 1-15.

Sarwono, S. W. (2013). Psikologi remaja (16th ed.). Jakarta: Rajawali.

Sasongko, A. (2016). Jagalah quality time keluarga Anda. Republika.co.id. Ditemu kembali dari http://gayahidup.republika.co.id/berita/gaya-hidup/parenting/16/08/20/oc7lfa313-jagalah-quality-time-keluarga-anda

Simanjuntak, J., & Ndraha, R. (2009). 9 Masalah utama remaja. Tangerang: YAPKI.

Suryadinata, E. (2016). Proses komunikasi interpersonal antara orang tua tunggal (ibu) dengan anak dalam mempertahankan intimacy. Jurnal E-Komunikasi, 4(1), 1-10.

Thoyibah, Z., Nurjanah, I, Sumarni, D. W. (2017). Correlation between family communication patterns and juvenile delinquency in junior high school. Belitung Nursing Journal, 3(4), 297-306.

Tubbs, S. L. (2013). Human communication: Principles and contexts (13th ed.). New York, NY: McGraw-Hill.

Turner, L. H. & West, R. (2013). Perspectives on family communication. New York, NY: McGraw-Hill.

Unayah, N. & Sabarisman, M. (2015). Fenomena kenakalan remaja dan kriminalitas. Sosio Informa, 1(2), 121-140.

Widayati, R., Lestari, S. & Ramli, A. H. (2010). Hubungan keharmonisan keluarga dengan kenakalan remaja. Ditemu kembali dari https://www.e-jurnal.com/2015/09/hubungan-keharmonisan-keluarga-dengan.html

Wijaya, E., Widiastuti, N., & Nisfianoor, M. (2010). Hubungan pendidikan nilai agama dengan perilaku delinkuensi pada remaja madya di sekolah menengah atas. Provitae Jurnal Psikologi Pendidikan, 1(1), 13-25.

Xiao, Z., Li, X., & Stanton, B. (2011). Perceptions of parent-adolescent communication within families: It is matter of perspective. Pscyhology, Health & Medicine, 16(1), 53-65. doi: 10.1080/13548506.2010.521563




DOI: https://doi.org/10.24854/jpu02018-137

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Copyright (c) 2018 Cyntia Verina Christian, Devi Jatmika

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

View My Stats

This journal and its content licensed under
a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

Creative Commons License